Jumat, 10 Oktober 2008

A Story Of Lizard

Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang.
Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan
tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok
yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan
seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya
melekat pada sebuah paku.



Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku
itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika
rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi
terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun,
tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak
masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat
bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak
kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu,
apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.
kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul
dengan makanan di mulutnya ….Subhanallah.

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal
lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10
tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat
terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa
yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.

Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti
memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan
yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.
Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir
tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, saudara lelaki,
saudara perempuan…..Berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan
orang-orang yang kita cintai . JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG
ANDA CINTAI I!!! Sebuah catatan dari Cae Hiew : "Cinta membuat jiwamu
muda kembali dan menghilangkan semua keriput"

They say that to err is to slip is never a sin; instead, it’s a chance
to get back upand climb the hill again.Take the setbacks in stride and
make failure a time of reflection.Remember that it takes practice
should you hope to gain perfection.
Even if you veer from the path and find yourself astray,
if you hold your dream dear, you’ll eventually find the way.
And when you look back at the trials you endured in the past, it will
be such an incredible feeling,
to know that you made it at last.

0 komentar: